Bahaya Tidur Dekat Dengan Ponsel

Saat ini ponsel telah menjadi sahabat paling setia manusia, bisa dikatakan di zaman sekarang tak ada seorang pun yang tidak memiliki ponsel. Ponsel telah berubah dari barang mewah yang dulu hanya segelintir orang saja mampu memilikinya, namun sekarang bahkan anak-anak usia sekolah dasar pun tak jarang kedapatan menentengnya ke mana-mana.

Sebagai sahabat manusia ponsel telah banyak membantu untuk memudahkan komunikasi pemiliknya dengan orang lain. Namun, meskipun sebagai sahabat ternyata ponsel juga menyimpan bahaya tersendiri yang tidak disadari oleh pemiliknya. Apalagi tak jarang pemilik ponsel saat ini, ketika mereka tidur, si ponsel juga berada di dekatnya.

 

Ponsel memiliki pancaran radiasi tinggi yang tak kasat mata, hal ini menyebabkan seseorang tidak menyadari akan bahayanya. Menurut data WHO, radiasi ponsel bersifat karsinogenik yang dapat mempengaruhi susunan saraf manusia, yang akhirnya dapat menyebabkan kanker atau tumor.

Tidur adalah waktu untuk mengisi tenaga, jika tidur Anda tidak mampu mengisi tenaga Anda, maka hari-hari Anda tidak akan maksimal. Oleh karena itu, guna meminimalisir bahaya laten ponsel bagi si pemiliknya, ada baiknya bila kebiasaan tidur di dekat ponsel mulai saat ini dihilangkan. Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini ada 9 dampak negatif tidur di dekat ponsel, diantaranya:

  1. dapat menyebabkan tumor pada otak
  2. dapat menyebabkan kanker
  3. terbakar dan meledak
  4. menyebabkan sakit kepala
  5. menyebabkan serangan jantung
  6. menghambat metabolisme tubuh

5 Manfaat Yoga Bagi Kesehatan

Yoga, merupakan sebuah olahraga yang mengkombinasikan gerakan bagian tubuh dan membutuhkan konsentrasi, ketenangan, serta kondisi tubuh yang rileks atau santai pada saat melakukannya.

Siapa yang cocok mengikuti yoga? 

Manfaat yoga sebagai olahraga paling cocok dilakukan oleh semua umur tentu sangat penting bagi semua orang. Yoga cocok dilakukan oleh semua usia, jenis kelamin, dan segala kondisi medis (dengan petunjuk dokter)

Melakukan yoga sebagai olaraga rutin sangat penting, ia efektif membantu para menula, ibu hamil, serta berbagai keluhan kesehatan lainnya.

Berikut manfaat yoga bagi tubuh:

Fleksibilitas
Ketika beberapa orang berpikir tentang yoga, mereka membayangkan seperti fitnes, dan mereka merasa terlalu tua, dan tidak fit untuk melakukan yoga. Salah satu bagian dari yoga disebut asanas yang bekerja secara aman untuk streching otot anda. Proses ini melepaskan asam laktat yang biasanya menyebabkan kekakuan, ketegangan, sakit dan kelelahan. Selain itu, yoga juga meningkatkan berbagai gerakan di sendi dan meningkatkan lubrikasi di sendi.

Stretch pada yoga tidak hanya untuk otot tapi untuk seluruh sel-sel tubuh anda. Dalam suatu studi ditemukan bahwa terdapat peningkatan fleksibilitas sebesar 35% setelah 8 bulan melakukan yoga. Keuntungan yang paling besar adalah fleksibilitas di pundak dan badan.

Kekuatan
Beberapa gaya dari yoga seperti ashtanga dan power yoga adalah yang paling kuat dibandingkan yang lain. Mempraktikkan salah satu dari gaya ini akan membantu meningkatkan otot Anda. Gaya yoga yang lain seperti lyengar yoga, yang hanya berfokus pada sedikit gerakan dan pengaturan posisi yang lebih tepat, bisa meningkatkan kekuatan dan daya tahan tubuh.

Beberapa gaya yang lain seperti: downward dog, upward dog, dan plank, membangun kekuatan tubuh bagian atas. Hal ini menjadi penting pada usia tertentu. Gaya berdiri, khususnya jika Anda berpaku pada berapa lama Anda bernafas, dapat membangun kekuatan pada otot harmstrings, quadriceps dan abdominal. Jika dilakukan dengan benar, hampir semua gaya tersebut membangun kekuatan inti dalam otot abdominal.

Postur
Dengan peningkatan fleksibilitas dan kekuatan akan menghasilkan postur tubuh yang lebih baik. Banyaknya gaya berdiri dan duduk akan mengembangkan kekuatan inti. Manfaat lain dari yoga adalah meningkatkan kesadaran diri kita. Kesadaran tinggi ini memberikan anda peringatan jika anda bungkuk atau slumping sehingga Anda bisa langsung menyesuaikan sikap.

Pernafasan
Pernafasan juga termasuk dalam yoga yang akan meningkatkan kapasitas paru-paru kita. Hal ini bisa meningkatkan penampilan dan kinerja kita. Tetapi, tipikal dari yoga tidak difokuskan pada aerobik fitnes seperti berjalan atau bersepeda. Sebagian besar gaya yoga menekankan pada dalam dan panjangnya nafas Anda. Ini juga yang merangsang respons relaksasi yang akan berlawanan dengan peningkatan respons dari stres.

Mengurangi stres dan lebih tenang

Beberapa gaya yoga menggunakan teknik meditasi khusus untuk membuat pikiran yang sering stres menjadi lebih tenang. Gaya yoga lainnya juga tergantung pada teknik bernafas yang mendalam untuk memfokuskan pikiran, yang membuat pikiran menjadi lebih tenang.

Beberapa manfaat yoga anti-stres dihubungkan dengan biochemical, misalnya terjadi penurunan catecholamines, hormon yang dihasilkan oleh kelenjar adrenalin dalam respon terhadap stres. Menurunkan tingkat hormon neurtransmitter, dopamine, norepinephrine, epinephrine dan menciptakan rasa tenang. Beberapa penelitian memfokuskan pada peningkatan hormon oxytocin yaitu hormon yang terkait dengan rasa santai dan terhubung ke orang lain, yang memungkinkan mengapa begitu banyak romance yang dimulai di studio yoga.

Konsentrasi dan mood yang lebih baik
Hampir setiap siswa yang mengikuti kelas yoga merasa lebih bahagia dan puas. Penelitian baru-baru ini mengeksplorasi efek dari yoga pada depresi, manfaat yang didapat adalah adanya peningkatan aliran oksigen ke otak. Yoga juga disarankan sebagai terapi untuk meringankan gejala obsessive dan disorder.

Manfaat Yoga Untuk Kesehatan

Yoga belakangan ini menjadi salah satu olahraga yang cukup diminati. Jika sebelumnya yoga lebih sering dikenal sebagai olahraga meditasi, kini yoga juga dipercaya dapat membakar kalori hingga dianggap baik untuk mencegah penyakit jantung, nyeri sendi, dan melawan stres.

Yoga sebenarnya merupakan olahraga tubuh dan pikiran. Manfaat yoga tidak hanya membantu tubuh menjadi lebih segar dan bugar, tetapi juga dapat membantu mengendalikan stres dan mengurangi rasa mudah gelisah. Yoga memiliki beragam jenis dan gerakan. Bagi Anda yang baru mencoba yoga, mungkin Anda akan sedikit bingung menentukan jenis yoga apa yang cocok untuk Anda.

Semua jenis yoga pada dasarnya dapat membantu Anda menjadi lebih rileks, menghilangkan ketegangan tubuh, dan menenangkan pikiran. Guna mendapatkan hasil yang diinginkan, Anda harus memilih jenis yoga yang cocok dengan tujuan melakukan yoga serta preferensi pribadi Anda. Mungkin Anda bisa menjadikan yoga hatha, iyengar, dan kripalu sebagai permulaan, karena jenis yoga ini memiliki gerakan ringan.

Manfaat Yoga

Sebelum Anda memutuskan untuk melakukan yoga, tentu tidak ada salahnya untuk mengetahui lebih dulu apa saja manfaat yoga.

  • Mengurangi stres
    Hampir semua jenis olahraga dapat membantu seseorang mencegah dan mengatasi depresi, begitu juga dengan yoga. Sebagian studi menunjukkan bahwa yoga bisa mengurangi rasa gelisah, stres, serta memperbaiki mood dan kesejahteraan fisik maupun psikis seseorang. Bahkan, manfaat yoga juga dapat dirasakan pada seseorang yang mengalami gangguan cemas, skizofrenia, dan gangguan tidur.
  • Meningkatkan kebugaran
    Tidak hanya dapat mengurangi stres, manfaat yoga lainnya untuk tubuh Anda adalah dapat membuat tubuh menjadi lebih bugar, memperbaiki postur tubuh, serta menambah kekuatan tubuh, jangkauan gerak, dan kelenturan tubuh.
  • Membantu mengatasi masalah kesehatan
    Jika Anda memiliki risiko penyakit kronis, seperti tekanan darah tinggi atau penyakit jantung, yoga bisa menjadi olahraga yang cocok. Yoga dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, meningkatkan kesehatan jantung, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Meski demikian, kaitan manfaat yoga dengan kesehatan jantung masih harus diteliti lebih lanjut. Yoga juga dipercaya dapat meringankan gejala nyeri, migrain, dan membantu mengatasi insomnia.
  • Sakit punggung
    Bagi Anda yang mengalami sakit punggung, yoga juga bisa menjadi pilihan olahraga yang tepat. Bahkan, jika Anda mengalami sakit punggung kronis sekalipun. Hal ini karena gerakan peregangan tubuh yang ada pada yoga dapat membantu Anda melenturkan tubuh.
  • Meringankan efek setelah mabuk
    Mungkin tidak terpikirkan sebelumnya oleh Anda untuk melakukan yoga, setelah malamnya minum minuman beralkohol hingga mabuk. Tapi jangan salah, ternyata melakukan yoga dapat membantu meringankan efek pengar (hangover) pada pagi hari. Beberapa gerakan yoga, seperti ‘plow’, atau ‘shoulder stand’ dapat meningkatkan sistem metabolisme dan membantu menjaga keseimbangan tubuh.
  • Mengurangi masalah asma
    Asma yang kambuh dapat sangat mengganggu dan cukup menyiksa. Guna mengatasinya, cobalah untuk melakukan yoga secara rutin. Sebuah studi yang dilakukan pada penderita asma ringan hingga sedang, menunjukkan bahwa beberapa gerakan yoga yang berhubungan dengan pernapasan, seperti Pranayama, dapat membantu meringankan gejala asma. Akan tetapi, manfaat yoga untuk menangani asma dianggap belum signifikan secara klinis, jika dibandingkan efektivitas pengobatan asma konvensional.

Selain beberapa manfaat yoga di atas, manfaat utama yang tentunya dicari banyak orang adalah terbakarnya lemak dalam tubuh. Untuk mendapatkan manfaat ini, lakukan yoga jenis ashtanga, power yoga, atau hot yoga, dikombinasikan dengan berjalan kaki, berlari, atau olahraga aerobik lainnya.

Lakukan yoga secara rutin demi kesehatan jiwa dan raga. Yoga tidak hanya bisa berguna untuk ketenangan pikiran, tapi juga dapat membantu meningkatkan kesehatan serta kebugaran tubuh Anda.

 

Kanker Payudara

Kanker payudara adalah pertumbuhan abnormal sel-sel payudara yang terkadang dapat dirasakan sebagai benjolan atau massa yang disebut tumor. Tumor terjadi ketika sel-sel payudara membelah tanpa terkendali dan menghasilkan jaringan tambahan. Suatu tumor payudara dapat bersifat jinak (tidak bersifat kanker) atau ganas (bersifat kanker). Sel-sel yang bersifat kanker dapat menyebar di dalam payudara, ke kelenjar getah bening di ketiak Anda, dan ke bagian tubuh Anda yang lainnya.Penyebab kanker payudara tidak diketahui, terkadang dapat terjadi pada wanita yang memiliki anggota keluarga yang menderita penyakit tersebut (penyebab genetik/keturunan) atau yang mulai mengalami menstruasi sejak usia muda (penyebab hormonal). Hormon wanita yang normal mengendalikan pembelahan sel-sel payudara, dan dapat memicu timbulnya kanker payudara. Wanita berusia di atas 40 tahun lebih mudah terkena kanker payudara dibandingkan dengan wanita yang lebih muda.

  1. Gejala kanker payudara dapat meliputi satu atau lebih dari hal-hal berikut ini:
  • Benjolan yang tidak menimbulkan rasa nyeri pada payudara
  • Pendarahan atau keluar cairan yang tidak biasa dari puting
  • Kulit payudara yang tertarik ke dalam atau mengkerut
  • Gatal dan ruam yang terus-menerus di sekitar puting
  • Puting yang tertarik ke dalam
  • Kulit payudara yang membengkak atau menebal

Continue reading “Kanker Payudara”

Design a site like this with WordPress.com
Get started